Menyikapi Cobaan Allah dengan Sabar dan Ikhlas
Sebagai hamba Allah, manusia tidak lepas dari yang namanya cobaan.
Baik cobaan itu berbentuk kesenangan atau dalam bentuk kesulitan.
Orang yang menyadari bahwa pilihan Allah adalah yang terbaik bagi hambaNya, akan merasakan bahwa musibah dan kesulitan apapun akan terasa ringan dan mudah.
Dan Dia akan senantiasa menantikan kebaikan Allah yang serupa, dan tidak pernah sedih dengan apapun yang terjadi.
Semua itu disebabkan oleh keyakinannya terhadap kebaikan dan kemurahan yang telah Allah berikan.
Tidak ada istilah tidak menerima, menentang dan murung, tapi sebaliknya bersabar dan ikhlas. Mengapa kita harus bersabar dan ikhlas ?.
Karena keadaan akan berubah,
Jiwa akan menjadi tenang, hati akan menjadi lapang, urusan akan menjadi mudah dan keadaan yang menghimpit itu akan segera berakhir.
Seperti Firman Allah dalam surat Al-anbiya 35:
Artinya : Tiap-tiap yang bernyawa akan mati, kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan.
Dan hanya kepada kamilah kamu dikembailkan.
Pembaca yang budiman, mengapa kita harus bersikap sabar dan ikhlas ? Karena dengan bersabar berarti kita tetap berprasangka baik bahwa Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sesuai dengan kesanggupannya.
Cobaan yang kita alami sudah pasti telah diukur Allah dan ukurannya itu tidak pernah melampaui kemampuan hambaNya seperti yang diterangkan dalam Firman Allah surat AL-Baqarah 286 : Artinya: Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dan kebajikan yang diusahakanya dan ia mendapat siksa dari kejahatannya.
Apa sebenarnya makna sabar itu? dan apa makna ikhlas itu ?.
Defenisi sabar secara sederhana dapat diartikan sebagai upaya manusia secara sungguh-sungguh untuk terus berada di jalan Allah.
Sedangkan defenisi ikhlas itu bersih dari segala maksud-maksud pribadi, bersih dari segala pamrih dan riya, bersih dari segala yang tidak disukai Allah SWT.
Bersabar diri merupakan ciri orang-orang yang menghadapi berbagai kesulitan dengan lapang dada, kemauan keras serta ketabahan yang besar.
Karena itu bila kita tidak bersabar maka apa yang bisa kita lakukan ?
Apakah anda memiliki solusi lain, selain sabar ?
Dan apakah anda mengetahui senjata lain yang dapat kita gunakan selain bersabar?. Sebesar apapun permasalahan yang kita alami, tetaplah bersabar, karena kemenangan itu sesungguhnya akan datang bersama dengan kesabaran dan keikhlasan.
Jalan keluar datang bersama kesulitan dan dalam kesulitan ada kemudahan, seperti dalam Firman Allah:
1. ALAM NASYRAH 5-6Artinya : Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan
2. AL-BAQARAH 153Artinya : Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dari shalat sebagai penolongmu.
Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.
Selain bersabar dan ikhlas dalam menyikapi cobaan yang kita alami, kita juga harus sabar dalam menafakuri hikmah.
Pikirkanlah apa hikmah dibalik semua cobaan yang kita alami ini.
Sesakit apapun cobaan yang kita alami terimalah cobaan itu.
Siapa tahu itu adalah bentuk peringatan karena kita jarang berzikir pada Allah.
Sesakit apapun cobaan itu, anggap saja sebagai sentilan Allah karena kita lupa akan perintahNya. .Seperti yang sedang dialami negeri kita tercinta ini, begitu banyak cobaan yang sedang melanda negeri ini baik berupa bencana alam, penyakit menular, kelaparan dan banyak lagi cobaan-cobaan lainnya.Bila kita tidak bersabar dan ikhlas menyikapi cobaan Allah ini ?
Bagaimana kita bisa membantu saudara-saudara kita yang menjadi korban?.
Karena kita sendiri dalam kondisi yang putus asa, marah pada Allah, dan kehilangan kendali. Sekalilagi marilah kita selalu bersabar dalam menyikapi cobaan ini.
Yang harus selalu kita ingat, bahwa masih banyak orang yang lebih menderita dari apa yang kita alami. Janganlah berkeluh kesah atas takdir yang telah Allah timpakan.
Jadikanlah penderitaan orang lain itu sebagai ladang sabar bagi kita.
Bahwa segala yang Allah takdirkan bukan untuk disesali dan tidak layak berkeluh kesah. Introspeksi diri apa yang salah dari diri kita ?.Tidak ada yang salah dari suatu cobaan. Yang bermasalah adalah salah menyikapi cobaan itu sendiri, kalau kita ridho dengan ketentuan Allah, maka Allahpun akan ridho pada kita.
Cobaan yang kita alami itu dapat menggugurkan dosa kita. Jika kita sabar dan ikhlas menerimanya.
Kesimpulan yang dapat penulis ambil dari uraian ini adalah, marilah kita selalu mensyukuri apapun yang Allah timpakan pada kita.Jadikanlah kondisi yang seperti ini menjadi ladang amal bagi kita. Jika kita manusia berusaha untuk menerima dengan sabar dan ikhlas cobaan ini, dengan terus berdo'a dan berzikir kepada Allah sambil memperbaiki diri, niscaya Allah akan menjadikan do'a dan zikir sebagai kenikmatan dalam menghadapi cobaan ini.Marilah kita memohon kepada Allah yang Maha Bijaksana, Maha Pemurah dan Maha Kuasa atas segala sesuatu semoga kita dijadikan orang yang selalu sabar dan ikhlas dalam menyikapi cobaan Allah. Amien. Artinya : Ya Allah berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di Akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.© (2006-11-03 07:30:48 Ny. Eva Eryson
