Selasa, 13 Oktober 2009

Ing ngarso sung tulodo

Ing ngarso sung tulodo bila kita terjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebihnya "Seorang pemimpin harus bisa memberikan tauladan yang baik"

Meminjam falsafah dari Ki Hadjar Dewantara “ ing ngarso sung tulodo” dari sisi lain kita biasa melihat betapa indahnya sebait puisi panjang dari “ Abu Yasid Al Bisthami”

Yang menambah wawasan kita secara gamblang tentang pola kepemimpinan serta jenjang tanggung jawab sebagai berikut:

Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal,

Aku bermimpi ingin mengubah dunia

Seiring bertambahnya usia dan kearifan

Kudapati dunia tak kunjung berubah

Maka cita cita itupun kupersempit,

Kuputuskan hanya mengubah Negeriku

Namun,hasrat itu pun tiada hasilnya

Kala usiaku telah kian senja

Dengan semangatku yang masih tersisa

Kuputuskan untuk mengubah keluargaku,

Orang orang yang paling dekat denganku

Tapi,celakanya , mereka pun tidak mau diubah

Dan kini,sementara aku berbaring saat ajal menjelang,

Tiba tiba kusadari:

”Andaikan yang pertama tama ku ubah adalah diriku,

Maka dengan menjadikan diriku panutan,

Mungkin aku bisa merubah keluargaku,

Lalu berkat ispirasi dan dorongan mereka,

Bisa jadi akupun mampu memperbaiki Negeriku,

Kemudian ,siapa tau akupun bisa mengubah dunia,

Keinginan atau target yang akan kita raih hendaklah terukur

Sesuai kesiapan dan kemampuan kita,

Menemukan jalan keluar untuk mencapai target harus bekerja keras dan Berdo’a untuk selalu memperoleh ridho Allah SWT.